Benzing Di Lapak Pulomas

By   16/12/2015

Lapak Pulomas 1Saat diperlihatkan sebuah perangkat purwarupa (prototype) dari hasil litbang Benzing. Di mana perangkat tersebut dikembangkan atas permintaan pemain merpati tinggian dari Pakistan. Saya sebenarnya kaget juga saat mendengar kalo di Pakistan ada pemain merpati tinggian juga hehehe…. Sayang saya tidak boleh mempublikasikan foto perangkat tersebut dalam bentuk gambar atas permintaan manager bussines Benzing. Alasanya produk tersebut belum resmi dijual. Intinya produk tersebut bisa mendeteksi keberadaan merpati, arah terbangnya dan posisi ketinggian merpati terbang. Koneksi langsung dg satelit Benzing. Beratnya 12 gr dan tahan dg baterai selama 6 jam.

Yg masih coba dikembangkan adalah bobot perangkat, target Benzing bisa jadi 4-5gr. Kemudian diusahakan baterai bisa bertahan lebih dari 6 jam. Kemudian Benzing coba membuat dalam produk masal agar harganya bisa lebih murah. Karena hasil kalkulasi semantara ini adalah sekitar 80 euro/pc. Mendengar uraian kemampuan dari perangkat ini saya dan pak Isaac Hadi langsung nyambung dengan pemikiran bahwa perangkat ini bisa diterapkan pada merpati tinggian di Indonesia.

Langsung saja pak Thomas kami ajak ke lapak Pulomas, sore hari Selasa 15 Desember. Kami jelaskan bahwa di Indonesia juga ada permainan seperti di Pakistan, high flyer pigeon. Beruntung kami disambut hangat oleh kandang Pink di Pulomas. Dan sempat di-demo-kan juga 2 pasang merpati dengan posisi terbang gandeng dan nitik. Setelah melihat demo tersebut dengan bantuan para jokli di sana, saya diterangkan tata cara bermain yang berlaku di sana. Kemudian saya terjemahkan secara lisan pada pak Thomas. Sambil saya bertanya,”Bisa kah Benzing mengembangkan perangkat yg bisa dipakai pada permainan ini. Perangkat harus bisa membaca arah burung datang, mencatat burung mana yg mendarat duluan secara presisi dengan selisih di bawah 1 detik. Kalo bisa menyiapkan perangkat tersbut maka pasar baru buat segmentasi produk Benzing. Dan pasar ini demand nya besar di Indonesia.”

Pak Thomas tegakagum-kagum saat melihat permainan merpati tinggian di Pulomas. Dia mencatat di android-nya semua terjemahan lisan saya. Dia berjanji bahwa permintaan ini akan dibawanya ke bagian litbang Benzing. Bila sudah lolos uji lab, maka dia berniat untuk uji coba lapangan di lapak Pulomas. Pak Thomas juga minta LLB untuk membantu memasarankan produknya bila hasil uji lapangannya berhasil dan diterima pasar. Suatu harapan baru buat pemain merpati tinggian di tanah air, Benzing mulai melirik pasar yg baru di Indonesia.

Jakarta, Desember 2015

Mas Nino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *