Inbreeding Depression

By   24/02/2016

Inbreed DepressionSebelum kita berbicara tentang Inbreeding Depression ada baiknya kita singgung cikal-bakal penyebabnya dahulu. Tentu bermuara dari persilangan individu yang memiliki hubungan kekerabatan atau istilahnya inbreeding. Inbreeding sendiri di alam ini ada 2 jenis. Pertama adalah inbreeding by nature yang disebabkan secara alamiah. Misalnya suatu populasi kecil yang terisolir. Hingga tanpa disengaja terjadi inbreeding secara alamiah. Tapi dalam konteks hobi kita tidak membahas inbreeding yang terbentuk secara alamiah. Kita membahas jenis kedua yaitu inbreeding terkendali.

Pada inbreeding terkendali tujuan utamanya adalah mengumpulkan gen yang baik pada keturunan selanjutnya. Hingga diharapkan tercipta kondisi homozigot pada generasi selanjutnya. Istilah para penghobi merpati pos di kandang telah homogen, nampak seragam dari sisi fenotif dan genotif. Hingga dapat disimpulkan kualitas di kandang mulai merata.

Kondisi homogen ini bila ditelusuri lebih dalam ternyata memang setiap individu di kandang telah terbentuk gen yang homozigot resesif. Dalam proses menuju homozigot akbibat inbreeding hampir selalu dibarengi dengan mutasi. Kata “hampir selalu” perlu digaris bawahi, karena kadang kala (walau jarang terjadi) bisa saja tidak terjadi mutasi sama sekali. Mutasi ini yang mendorong terwujudnya inbreeding depression.

Semakin homogen gen-nya secara umum akan semakin lemah fitalitasnya. Kata “secara umum” juga perlu digaris bawahi karena tidak selalu. Kondisi homozigot sendiri ada 2 macam yaitu homozigot-buruk dan homozigot-baik. Homozigot-buruk menyebabkan individunya memiliki fitalitas yang sangat rendah untuk bisa bertahan hidup. Pada inbreeding alamiah individu ini akan menghadapi seleksi alamiah. Lambat laun individu ini akan mati dan punah, hingga yang tertinggal dalam koloni yang terisolir adalah individu yang ber-homozigot-baik. Di mana sang individu memiliki yang fitalitas baik walau gen-nya homogen.

Pada inbreeding terkendali seperti yang dilakukan para penghobi tujuannya adalah menghimpun koloni yang homogen dengan kondisi memiliki homozigot-baik. Di sini peran seleksi ketat sangat menentukan, individu mana yang boleh tinggal di kandang dan mana yang harus disingkirkan. Pada merpati pos inbreeding depression selain melemahnya fitalitas bisa berwujud dalam penampakan anomali pada fisik. Misalnya munculnya bulu primer ke-11 atau lebih pada sayap, bulu yang menutupi seluruh kaki, kuku yang panjang, bulu yang terbalik (manjing) atau mungkin keanehan lain. Tapi jangan dibalik, bahwa yang memiliki anomali fisik pasti merupakan inbreed depression. Karena belum tentu, bisa juga anomali tersebut memang ciri khas suatu trah. Harus dicocokan dengan pola breeding-nya.

One Comment on “Inbreeding Depression

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *