Kandang Bersama

By   28/03/2016

Poster CP-2Lomba kandang bersama adalah pengembangan dari lomba konvensional di merpati pos. Orang  tidak lagi hanya melombakan merpati pos dengan versi lomba antar kandang saja. Orang mulai kreatif dan inovatif dalam memainkan merpati pos. Lomba  konvensional memiliki keterbatasan cakupan wilayah. Karena sebuah club hanya mampu menjangkau peserta dari wilayah sekitarnya. Pemain dari Bali tentu akan sulit jika harus berlaga melawan pemain dari Medan. Lomba kandang bersama memungkinkan mempertemukan pemain dari berbagai wilayah pada ajang yang sama.

Secara umum lomba kandang bersama hanya menggelar rute lomba dengan jarak tempuh maksimal satu hari atau one day race. Ini kaitannya tentu dengan anggaran dan biaya. Bagaimana seandainya kalau ada kandang bersama yang menggelar rute jarak jauh ?  Kandang Bersama tetapi main di jarak jauh, katakanlah pada jarak dua hari lomba. Katakanlah Lombok-Solo, pasti wow kesannya. Apalagi jika kita membayangkan pada rute ini terlintas dibenak kita,”Wow…nyebarang laut…ga tanggung-tanggung dua selat sekaligus…”

Burung terbang di atas daratan rasanya sudah lumrah. Toh sehari-hari mereka ngawang diseputar kandang yang tidak lain adalah daratan. Bedanya di mana? Pada saat terbang di atas air burung mengalami banyak gangguan, seperti tekan udara yang berubah, arah dan kecepatan angin yang mudah berubah juga. Semua menjadi tantangan tersendiri. Hanya burung-burung tangguh yang memiliki kemauan kuat untuk pulang yang bisa menyelesaikan rute ini.  Dan ini pastinya tidak akan mudah.

Kalau dirasa rutenya memang menantang, tentu kita berminat untuk mencoba. Saat berminat mencoba biasanya pikiran kita langsung terarah pada masalah biaya. Mungkin dalam benak kita,”Lomba jarak Long biayanya pasti mahal…” Bagaimana kalo jawabannya, biaya terjangkau kok… “Ah, pasti hadiahnya kecil kalo biayanya murah…” Bagaimana kalo jawabannya, hadiah pantas kok… Sekarang bagaimana pendapat dan tanggapannya ?

Menutup tulisan ini, sambil memperkenalkan diri. Kebetulan Minggu siang (27 Maret 2016) saya diminta untuk menjadi Humas Casa Palomas-2. Terus terang saya merasa senang karena mendapat kepercayaan. Tapi di sisi lain saya menyadari ini bukan tugas yang ringan. Pengalaman saya selama ini membuktikan bahwa menjadi Humas sebuah event gampang-gampang susah. Yang jelas orang Jawa bilang ususnya harus panjang. Kalo ditafsirkan secara bebas, ya harus sabar. Didorong oleh kecintaan saya pada hobi ini, saya jawab dengan menyanggupinya.  Saya pribadi senang, penghobi sekarang ini disuguhi berbagai macam lomba. Ini yang membuat hobi kita berkembang dan dinamis. Tidak monoton dan menjemukan.

Salam hangat,

Humas CP-2

(Mewakili Panitia CP-2)

Sumber: MasNino.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *