Kandang Lenteng Agung

By   08/11/2015

Kandang Lenteng Agung

Ini adalah kandang lomba di bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Wilayah Jakarta yang berdekatan dengan Depok. Udaranya masih terbilang sejuk dengan polusi yang relatif lebih sedikit dibanding wilayah Jakarta yang lain. Pemiliknya sebut saja mas Iwan Cheris selalu mengaku sebagai pemula. Padahal sudah mulai main merpati pos sejak 2011 dengan turut serta pada lomba Kandang Nasional di Tegal Alur, Cenkareng. Latar belakang sebelumnya adalah pemain Merpati Tinggian dengan jam terbang yang cukup lama.

Kandang lomba “pemula” ini merupakan salah satu kandang yang lolos dari wabah maut di tahun 2013 saat “September Kelabu” menghampiri hampir semua kandang pemain. Kandang Lenteng Agung ini termasuk yang lolos tanpa jatuh korban barang seekor pun. Padahal pemiliknya anti obat-obatan farmasi dalam menangani burung-burung yang sakit, termasuk penggunaan antibiotik. Sang pemilik juga anti terhadap penggunaan vaksin. Perawatan dan pemeliharaan burung benar-benar diusahkan senatural mungkin.

Kandang lomba dan kandang ternak (breeding) terpisah dengan jarak yang sangat memadai dari sisi biosekuriti. Kandang lomba menempati posisi di atas loteng sejajar dengan genteng pada sisi bagian depan rumah. Sementara kandang ternak berada pada area bawahg di sisi belakang rumah. Perbedaan lokasi dan jarak ini memberikan perlindungan terhadap indukan-indukan yang ada. Bila skenario terburuk terjadi, saat burung lomba membawa bibit penyakit ke kandang dan akhirnya mewabah. Indukan tetap dalam posisi aman dari kontaminasi penyakit di kandang lomba.

Pada kandang lomba terbagi dalam 3 bagian. Pertama adalah ruang untuk burung jantan. Kedua adalah ruang untuk betina. Dan ketiga adalah ruang untuk burung piyik yang baru lepas sapih dan belum terindentifikasi kelaminnya sebagai jantan atau betina. Sambil menunggu dewasa dengan kepastian jenis kelaminnya. Para piyik sudah diperkenalkan dengan lingkungan sekitarnya. Dengan menggunakan pintu masuk model sputnik (sputnik trap door), piyik bisa lebih mudah mengenali lingkungannya saat bermain di area aviary.

Bahan dasar kandang menggunakan kombisansi material antara besi dan kayu. Kondisinya sangat bersih dan terawat. Bagian dasar kandang dari sisi dalam menggunakan grill berbahan besi. Hingga kotoran burung jatuh kebawah dan tidak berada di dalam kandang. Sirkulasi udaranya sangat diperhitungan. Udara dapat bertukar dengan baik tetapi burung tetap terlindungi dari terpaan angin kencang. Beruntung saya sempat main ke sana pada tanggal 10 Oktober 2013. Tidak lupa terima kasih buat mas Iwan atas kopi dan gorengannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *