Tag Archives: Breeding Merpati

Line Breed

Membicarakan breeding memang tidak pernah ada akhirnya. Selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Saat membahas lebih dalam tentang inbreeding pun menyisakan segudang pertanyaan. Apa lagi kalo disusul dengan istilah baru seperti line breed misalnya. Line Breed adalah pola lain yang termasuk di dalam inbreeding juga. Hanya saja pada line breed tingkat kekerabatan kedua induk tidak lagi sedekat inbreed. Hubungan darahnya mulai agak menjauh, sekitar

Baca selanjutnya...

Siklus Merpati

Setiap mahluk hidup memiliki siklus hidup yang berbeda satu sama lainya, demikian juga dengan merpati pos. Secara alamiah merpati pos sudah ada yang bisa bertelur saat usianya sekitar 5 bulan. Umumnya para pemain merpati pos mulai menjodohkan saat usianya sudah diatas 7 bulan. Atau patokan yang dipakai saat sudah rampas pertama, yaitu saat seluruh bulu sayapnya sudah berganti untuk pertama kalinya. Ada juga pemain yang

Baca selanjutnya...

Kemungkinan Dalam Pemuliaan

Konsep yang diwariskan Gregor Johann Mendel tentang dominan dan resesif begitu populer. Orang mengenalnya dengan istilah Mendelian Genetics. Inti konsepnya bahwa individu baru pada generasi berikutnya tidak akan beda jauh kemungkinannya dari kombinasi kedua orang tuanya. Konsep ini begitu lemah saat harus menjelakan banyaknya keturunan yang justru berbeda jauh dari orang tuanya. Para pakar genetik modern merumuskan satu konsep baru dalam hukum pewarisan sifat mendampingi

Baca selanjutnya...

Dibalik Breeding

Awalnya saya terobsesi dengan salah satu burung di kandang, sebut saja jantan A. Karena anaknya jantan B cukup berprestasi sayang induknya tidak ada di saya. Sepanjang yang saya tahu induk burung jantan A, jantannya ada di Bekasi dan betinanya di Jakarta. Timbul pertanyaan saat itu bagaimana memunculkan burung seperti jantan A lagi supaya saya bisa mencetak burung seperti jantan B. Mungkinkah merekonstruksi ulang dengan bermodalkan

Baca selanjutnya...

Mitochondria DNA

Walau sebagian besar DNA dikemas dalam peleburan pada inti kromosom. Tetapi sebagian kecil dari bagian DNA menempati porsi tersendiri, yaitu mitochondria atau lebih mudah disingkat menjadi mtDNA. Mitochondria sendiri mengandung sekita 37 gen di dalamnya. Gen-gen tersebut adalah pembawa sifat dari induknya. Berbeda dengan DNA secara umum yang mengalami mutasi saat terjadi peleburan dengan DNA dari induk lain, hingga memunculkan kombinasi DNA baru. Bagian kecil

Baca selanjutnya...