Tag Archives: Lomba Merpati Pos

Konsep Casa Palomas-Solo

Casa Palomas-Solo merupakan salah satu lomba dengan konsep kandang bersama atau lebih populer dengan istilah OLR (One Loft Race).  Kehadirannya menambah warna dalam dunia lomba merpati pos di tanah air. Mungkin bukan yang tertua, mungkin juga belum yang terbaik. Tetapi secara konsep tergolong unik, di mana OLR ini memilih rute semi zig-zag. Ini akan menambah tingkat kesulitan tersendiri. Belum lagi jarak lepasannya yang memiliki  titik

Baca selanjutnya...

Jarak Lomba

Menekuni lomba merpati pos akan sampai pada pemahaman jarak lomba. Akan sering mendegar istilah Short, Midle dan Long. Misalnya pertanyaan yang umum adalah,”Ini burung Mid atau Long?” Lantas untuk orang yang pertama kali mendengar akan bertanya-tanya,”Memang merpati pos itu jenisnya masih terbagi lagi ya? Ada berapa jenis sih ? Batasannya apa?” Pertanyaan akan terus mengalir dan mungkin saja cukup membingungkan. Di satu sisi sebagai pendatang

Baca selanjutnya...

Pertama Merpati Dimainkan

Sejarah pertama menyebutkan merpati yang digunakan untuk keperluan permainan olahraga ada di dalam Talmud Yahudi (200-500 Masehi). Talmud adalah catatan dari diskusi para rabi yang berkaitan dengan hukum Yahudi, etika, adat istiadat dan sejarah. Dalam Talmud ada definisi pelatih merpati di mana seseorang yang melontarkan burung umpan untuk menarik burung lain dari kandang lain (loft / dovecote). Referensi ini menunjukkan bahwa olahraga merpati kuno dalam

Baca selanjutnya...

Perhitungan Lomba

Secara garis besar ada 2 macam perhitungan di dalam lomba merpati pos. Perhitungan lomba yang pertama adalah hitungan juara kota atau juara titik (spot) lepasan. Istilahnya bisa saja beragam, juara kota, juara spot, juara pos. Inti hitungannya hanya mengacu pada satu kejadian lepasan saja. Perhitungannya tidak dikaitkan dengan lepasan lain. Juara kota lepasan ini relatif lebih mudah dicapai oleh siapa saja. Tapi tidak jarang, pada

Baca selanjutnya...

Benzing Club System

Berbagi kegembiraan boleh ya…Saat kontak dengan perwakilan Benzing yang bertandang ke Lang Lang Buana (LLB). Pak ketua dan saya yang mewakili LLB merasa perlu membuat negosiasi untuk kepentingan club lain. Saya menyampaikan bahwa setiap club memerlukan “Benzing Club System” agar penggunaan ETS Benzing tidak memberatkan juru hitung pada club tersebut. Dan saya juga sampaikan bahwa club yang baru tumbuh akan merasa berat bila harus dibebani

Baca selanjutnya...